Senin, 27 Agustus 2012

10 Momen Magis Arema Indonesia Musim Ini 2011/2012 (2)



4.Meski Cedera Nkong Memaksa Main
Banyak nyinyir ketika N'Kong yang lama didera cedera tidak bisa menunjukkan skill, banyak pula yang skeptis dengan aksi N'Kong yang lama tidak ditunjukkan usai golnya melawan Pelita akhir April lalu.
Tetapi N'Kong adalah N'Kong, sosok yang oleh Suharno dianggap bandel karena dia adalah pemain yang paling keras melawan cedera yang diderita. Ya benar, selama menderita cedera panjang, NKong menunjukkan keinginan sembuh lebih tinggi dibandingkan pemain lain. Suharno pun sempat terkejut, "N'Kong adalah pemain unik, meski saya tahu dia cedera, namun dia tetap semangat dalam menjalani latihan keras, baru jika dia benar-benar tidak bisa main dia bakal berhenti," kata Suharno.
Buah keras kepala itu dia tunjukkan saat melawan Persiba, meski tidak tampil selama 90 menit karena selangkangan (abduktor) dia masih cedera. NKong berhasil mencetak satu gol bersama Seme Patrick, dan Ridhuan.
Sebuah semangat yang luar biasa dari pemain yang gampang cedera.

5.Ini Bukan Dukun


Yang ini tidak ada di berita Nasional manapun. Apa itu? Aksi Suharno yang bertelanjang dada bersyukur atas keberhasilan Arema lolos dari zona degradasi. Pelatih tambun itu tidak bisa membuang rasa harunya ketika ribuan Aremania turun tribun untuk memberikan sambutan dan mengucapkan terima kasih.
Suharno menangis, ya dia mengaku di klub ini dia benar-benar sangat dihargai oleh suporter sebagai sosok pelatih. "Saya tidak bisa melupakan kejadian itu, fantastis," tuturnya.
Yang menarik, gaya Suharno usai memenuhi target lolos degradasi sangat mirip dengan dukun. Redaksi pun langsung teringat ketika Suharno datang pertama kali. "Saya tidak punya kekuatan sihir yang membuat Arema lolos otomatis. Karena semua dipengaruhi oleh pemain. Pemain yang berjuang di lapangan, Saya hanya mengarahkan," tuturnya.
Jelas bukan dukun ya cak?


6. 6 pemain Arema IPL Pindah Ke Arema ISL
Ketika bermain di IPL tidak merasakan ketidaknyamanan. 5 pemain yang pernah membawa Arema menjadi juara Indonesia dan runner up yaitu Dendi Santoso, Kurnia Meiga, Sunarto, Alfarisi, Muhammad Ridhuan plus pemain timnas Hendro Siswanto yang saat itu memperkuat Arema IPL hengkang.
Ke enam pemain itu sangat ditunggu oleh Aremania mengingat selama putaran pertama prestasi Arema jeblok dan menjadi lelucon tim lain di ISL. "Saya ingin memperkuat tim ini karena merasa tidak nyaman bermain di IPL, dan saya ingin membawa Arema lolos dari degradasi," tutur Ridhuan.




7. Ketika Jacksen Rasis


Suasana panas timbul di ruang pers room stadion Kanjuruhan. Usai Joko Susilo membela pemain agar jangan disalahkan. Maka komentar dari Jacksen sangat melecehkan pemain Jawa. "Pemain Jawa sangat sering jatuh, saya sebenarnya tahu, dan sudah mengintruksikan kepada pemain, bahwa kita ada di Jawa, dan anak Jawa terutama Malang, Kediri dan Surabaya sering pura-pura jatuh dan berteriak, saya bilang kepada mereka supaya tidak emosi" kata Jacksen dalam pers konference usai pertandingan.
Mendengar uraian itu, tanpa permisi dan salaman, Joko Susilo langsung keluar ruangan.

http://www.wearemania.net/arema-news/1791-jacksen-sebut-pemain-jawa-sering-pura-pura





10 Momen Magis Arema Indonesia Musim Ini 2011/2012 (1)


Wearemania.net - Musim 2011/2012 resmi berakhir pada Mei lalu. Banyak kenangan Arema yang tidak bisa hilang dari catatan sejarah. Kami menyebutnya momen magis. Sebuah kejadian yang tidak bisa dilupakan oleh si pelaku sebuah momen yang mengindikasikan mereka tercatat sebagai pelaku sejarah yang tak lekang oleh waktu.
Banyak sebenarnya momen-momen dramatis Arema Indonesia musim ini. Tetapi kami kerucutkan menjadi 10 saja untuk mempermudah. Meski banyak juga adegan yang menurut nawak-nawak merupakan momen magis. Tetapi bagi WEAREMANIA, 10 momen ini sudah kami anggap mewakilinya.
Sembari menunggu pengumuman skuat dan pelatih baru Arema. Mari kita kita simak satu persatu momen magis pilihan redaksi


1.Dua Gol Sunarto di Sumatera
Tanah Sumatra terbilang ramah bagi pemuda ini. Usai berulang tahun ke 22. Pemain kelahiran Pakis Malang ini punya keinginan untuk segera mengakhiri masa paceklik golnya.
Suharno pun melihat gelagat semangat ini, di tengah Arema yang kehilangan Allain N'Kong karena cedera. Sunarto diinginkan sebagai pemain yang mampu gantikan tugas dia. "Saya pelatih saya tidak membebaninya untuk mencetak gol, tapi semangat anak muda seperti dia membuat saya tidak segan menurunkan Sunarto nantinya," kata Suharno sebelum berangkat ke Sigli Aceh.
Dan benar saja, penggemar Fernando Torres ini mampu menghujam dua jala tim sumatra. Saat melawan PSAP dan melawan PSMS Medan. "Usai ulang tahun, semuanya berjalan seperti biasa mas, saya latihan dsb. Dan mungkin saya baru diridhoi oleh yang diatas sore ini mas" Kata dia usai mencetak gol.
Sebelumnya dia juga bilang jika gol dirinya tinggal menunggu waktu. Keran gol dari kakinya lambat laun juga pasti bakal mengalir. Namun Sunarto tetaplah Sunarto yang rendah hati. "Gol ini akibat bekerja sama dengan teman-teman mas. Dan bersyukur ditakdirkan bisa mencetak gol. Dan ini juga tidak lepas dari dukungan Aremania yang mendukung langsung disini dan tidak langsung," kata pemain bernomor punggung 78 ini.

 http://www.wearemania.net/arema-news/2027-sunarto-belum-habis
 http://www.wearemania.net/arema-news/2042-dua-gol-dua-poin-dua-laga-dari-sunarto


2. Zulkifli dan Along Menangis



Momen yang emosional sekali ketika 3 mantan punggawa Arema mendapatkan perlakukan yang sama ketika kembali ke Arema. Ketiganya yang menjadi pemain Persib kembali untuk menantang Arema di lanjutan Indonesia Superliga
Ketiga pemain itu adalah Noh Alamshah, Zulkifli, dan Marcio Souza. Usai pertandingan dengan penuh haru Along dan Zulkifli mampir ke tempat suporter yang bernyanyi meneriakkan namanya. Zulkifli dan Along pun kompak menangis. Mereka dipeluk, dimintai foto, dimintai jersey oleh Aremania. Bahkan keduanya tidak sempat berkomentar apapun mengingat sisi emosional yang begitu dalam antara pemain dan suporter.
Sementara itu, Marcio langsung menuju ke ruang ganti usai pertandingan. Topskor Arema di Indonesia Super Liga itu seolah tidak punya ikatan apapun dengan Aremania. Karena itu pula, dia juga mendapatkan perlakuan berbeda di luar 90 menit.


3. My Game Is Flare Play



Tidak usah banyak bicara, video ini sudah membuktikan betapa merindingnya perasaaan pemain yang ikut dalam pertandingan itu. Arema sendiri bermain melawan Gresik United. Tetapi momen ini tidak bisa mudah menghapus 34 ribu penonton yang datang ke Stadion. Tak perlu juga khawatir meski pihak ANTV melalui siaran langsungnya mencela kegiatan ini, "My Game Is Flare Play"



http://www.wearemania.net/arema-news/2144-laga-yang-pecahkan-rekor-penonton
Lihat juga Artikel Ayas..
http://aremaniafanatisme.blogspot.com/2012/08/kopi-itu-tak-selalu-pahit-semakin-di.html