Senin, 03 September 2012

Esteban Guillen 2

Esteban "Banana Kick" Guillen Tajera

Sosok pria yang satu ini sangat kalem baik dilapangan maupun di luar lapangan, pemain kelahiran 20 juni 1980 warga Negara Uruguay ini terkenal dengan umpan-umpan yang akurat serta tendangan bebasnya. Ya, dialah ESTEBAN JAVIER GUILLEN TEJERA atau biasa di panggil dengan nama Etsteban, seorang gelandang jangkar yang sudah memperkuat arema pada putaran ke -2 pada kompetisi isl tahun lalu dan saat ini posisinya belum tergantikan. Sosok pria yang satu ini sangat kalem baik dilapangan maupun di luar lapangan, pemain kelahiran 20 juni 1980 warga Negara Uruguay ini terkenal dengan umpan-umpan yang akurat serta tendangan bebasnya. Ya, dialah ESTEBAN JAVIER GUILLEN TEJERA atau biasa di panggil dengan nama Etsteban, seorang gelandang jangkar yang sudah memperkuat arema pada putaran ke -2 pada kompetisi isl tahun lalu dan saat ini posisinya belum tergantikan.
Kami mewawancarai ESTEBAN di rumahnya di jl. Istana Dieng Selatan I no 40. Berikut wawancara kami TSE (Tabloid Singo Edan)

 TSE : Selamat malam Esteban..
ESTEBAN : Selamat malam silahkan masuk ..(ESTEBAN ternyata sudah fasih dalam berbahasa Indonesia)

TSE : Tahun berapa, pertama kali anda main di Indonesia??
ESTEBAN : Pada tahun 2005,saya mulai main di Pelita Krakatau Stell, waktu itu saya di kontrak satu paket dengan pelatih yang juga berasal dari Uruguay

Saya dikontrak 1 musim kompetisi mulai Januari-Desember 2005.

TSE : Setelah itu anda bermain di liga mana??
ESTEBAN : Setelah tahun 2005, saya kembali ke Uruguay bermain di klub ATHENAS di liga Uruguay, Setelah itu tahun 2007-2008 saya kembali bermain di Indonesia di klub Persikota, thn 2009 saya main di PSMS Medan.

TSE : Bagaimana anda bisa bermain di Arema???
ESTEBAN : Waktu itu asisten pelatih Arema Listiadi menelpon saya, karena Robert pelatih Arema membutuhkan gelandang bertahan yang berpengalaman. Karena saya pernah satu team dengan listiadi di PSMS dan dia tahu kualitas saya maka bergabunglah saya di Arema, apalagi Arema adalah klub besar dengan dukungan supporter yang fanatik dan loyalAremania.

TSE : Posisi favorit anda di lapangan ???
ESTEBAN : Saya suka bermain di gelandang bertahan (sambil bercanda dengan anaknya).

TSE : Kub favorit anda di dunia apa??
ESTEBAN : River plate Argentina..

TSE : Untuk pemain idola??
ESTEBAN : Enzo francescoli pastinya.

TSE : Kenapa tertarik bermain di liga Indonesia??
ESTEBAN : Karena antusias penonton sangat tinggi sekali, apalagi di Arema

TSE : bisa diceritakan mulai kapan senang sama sepak bola??
ESTEBAN : (Sambil memangku anaknya) Saya mulai bermain sepak bola ketika umur 4 tahun, di Uruguay ada kompetisi resmi untuk anak umur 4 tahun bukan SSB, tapi pertandingan antar daerah dan kita juga pakai kostum.

TSE : Menurut anda gol yang paling berkesan waktu main di arema melawan siapa???
ESTEBAN : Gol waktu melawan persija di Jakarta yang disaksikan oleh ribuan Aremania dan Arema juara meskipun saya masuk pada putaran ke-2, serta gol melawan persijap soalnya langsung ditonton oleh anak dan istri..

TSE : Apa perbedaan pelatih Janu dengan Robert??
ESTEBAN : Hmm.(sambil menarik napas) setiap pelatih mempunyai visi dan pola permainan, lain pelatih lain pola dan kita masih adaptasi dengan pola pelatih baru, kita baru tahu hasilnya setelah kompetisi berakhir, khan palatih baru masih 3 bulan melatih kita.

 TSE : Hobby anda selain sepak bola apa??
ESTEBAN : Saya suka main internet, baca buku, nonton film dan mengikuti aktivitas anak.

TSE : Apa anda senang tinggal di Malang???
ESTEBAN : Suka sekali tidak terlalu panas, tidak macet dan orangnya ramah-ramah, Mirip dengan Uruguay.

TSE : Baru-baru ini anda berlibur ke bali apa bali tempat favorit??
ESTEBAN : Yasaya senang pergi ke pantai, di Uruguay banyak sekali pantai kalau di malang sulit cari pantai seperti di bali apalagi seperti kuta..

TSE : Waktu Roman cedera anda menggantikan posisi roman sebagai gelandang serang apa tidak bingung???
ESTEBAN : Saya harus selalu siap ditempatkan diposisi apapun, untuk gelandang serang saya harus adaptasi dulu soalnya lama saya tidak bermain diposisi itu

TSE : Apa makanan kesukaan anda??
ESTEBAN : Masakan istri saya..masakan italy juga senang, sama soto ayam(Ha..HaHa..)

TSE : Di team Arema saat ini siapa yang bisa di katakan yang jadi playmaker
ESTEBAN : Hmm.bisa Bustomi, Roman dan saya .

TSE : Bagaimana tanggapan ESTEBAN mengenai pemain muda Arema??
ESTEBAN : Saya senang sama Kurnia Meiga walau masih muda dia berani potong bola, berani bicara dengan pemain belakang.. Dendi, Revi masih bisa berkembang, Sunarto Alfarizi kalau dikasih kesempatan bisa maju..untuk Gunawan dia punya kaki kiri yang bagus..
TSE : Apa ada pengalaman yang kurang enak di Arema??
ESTEBAN : Tidak adamasuk Arema putaran ke dua langsung juara, 15 kali main termasuk copa selalu menang tahun lalu

TSE : Bagaimana anda menilai Aremania..
ESTEBAN : Penuh kasih sayang (TSE sempat bingung..) maksud saya Aremania kalau mendukung Arema sangat total, jadi saya harus membalas dengan permainan yang bagus dan memberi kemenangan buat team biar Aremania senang

TSE : Bisa cerita karier anda di timnas Uruguay??
ESTEBAN : Saya pernah main di timnas Uruguay U-17, pernah seleksi timnas U-20 bersama Forlan tapi waktu penyaringan jadi 20 orang saya tidak lolos.

TSE : Waktu piala dunia kemarin Uruguay juara ke 4 menurut anda bagaimana??
ESTEBAN : Ya itu suatu hasil yang tidak kita bayangkan, sudah lama Negara kami tidak mencapai hasil yang maksimal, hasil di piala dunia kemarin membuat rakyat Uruguay bersatu dan ada kebanggaan sendiri belum tentu tahun-tahun mendatang bisa mencapai prestasi seperti tahun ini.

TSE : Apa rahasia tendangan bebas anda kok yahud???
ESTEBAN : Wellsaya beruntung punya papa yang juga pemain bola, sejak kecil saya diajari tendangan free kick jadi sudah terbiasa, disamping itu kepercayaan dari pelatih sangat penting untuk kepercayaan diri.

TSE : Apa pernah mengalami cedera parah??
ESTEBAN : Tidak pernah, tapi kemarin cedera bahu, cedera yang aneh, saya jadi tidak bisa main beberapa pertandingan..

TSE : Apa ada sponsor pribadi??
ESTEBAN : Tidak adakalau ada juga mau (haha..ha)

TSE : Bagaimana suasana team Arema saat ini??
ESTEBAN : Sangat baik antar pemain punya jalinan seperti keluarga punya keinginan bersama untuk menjadi lebih baik.

TSE : Team ISL yang terberat saat ini siapa??
ESTEBAN : Persipura, Sriwijaya juga..tapi Persipura yang paling kuat.

TSE : Kenapa pilih no 17.
ESTEBAN : Istri suka, anak suka jadi saya juga suka pakai no 17..(bapak rumah tangga benar..)

TSE : Apa ada ritual khusus sebelum bertanding??
ESTEBAN : Saya selalu injak kaki kanan dulu setiap masuk lapangan dan juga berdoa tentunya

TSE : Kenapa anda pakai pita warna merah di kaki?? (kelihatan seperti gelang)
ESTEBAN : Ya, kepercayaan di Uruguay apabila kita dipakaikan pita merah dengan orang yang kita cintai maka kita akan aman dilapangan

TSE : Seperti jimat dong (orang Uruguay juga pakai jimat)
ESTEBAN : Sambil tersenyum menganggukkan kepala..

TSE : Anda di lapangan selalu berhadapan dengan play maker lawan siapa yang paling sulit di jaga???
ESTEBAN : Zah rahan, Zada, Danilo dan Robertino.. tapi saya suka sama permainan danilo.

TSE : Bagaimana anda menilai karakter along??
ESTEBAN : Kalo karakter pemain kita tidak bisa bicara banyak, masing-masing punya karakter berbeda tidak bisa 11 pemain tenang semua juga sebaliknya tidak bisa keras semua saya suka along dia bisa memecah kebuntuan team ketika waktu bertanding, dia berani bertarung dengan defender lawan, tidak takut sama intimidasi supporter lawan..





TSE : Bagaimana masalah gaji pemain yang telat.
ESTEBAN : Sebenarnya itu sesuatu yang tidak kita harapkan sebagai pemain professional, kita sudah berlatih keras dan bermain dengan semangat.. tapi saya memahami keadaan Arema yang tidak mendapatkan suntikan dana APBD dan saya percaya management pasti berusaha keras memenuhi kewajiban pada pemain. Kedepan semoga lebih baik lagi dan tidak ada keterlambatan lagi.

TSE : Terakhir tolong tuliskan salam satu jiwa dalam bahasa Uruguay.
ESTEBAN : Sambil berpikir sejenak "SALUDO UN ALMA"

TSE : terimah kasih ESTEBAN atas wawancaranya dan semoga sukses bersama Arema.
"SALUDO UN ALMA"

Dengan diiringi gerimis kamipun meninggalkan rumah ESTEBAN yang masih nampak bergurau dengan anaknya (HANS)

IDENTITAS
NAMA : ESTEBAN JAVIER GUILLEN TEJERA
ISTRI : KAREN AIZPUN
ANAK : MANUELA GUILLEN
TTL : 20 JUNI 1980
NO PUNGGUNG : 17
NO SEPATU : 42
KARIER : 2005 PELITA KRAKATAU STELL
2006 ATHENAS URUGUAY
2007-2008 PERSIKOTA
2009 PSMS
2009 (PUTARAN KE-2)
AREMA INDONESIA

Esteban Guillen 1

Esteban Guillen Interview Eksklusif: Kisah Masa Kecil dan Bintang Lapangan Yang Rendah Hati

Interview Esteban Guillen setelah melalui setengah musim ISL 2010/2011 bersama Arema. Cerita liburan bareng keluarga, masa kecilnya bersama sang ayah di Montevideo, rahasia tendangan bebas, sampai apresiasinya kepada Aremania.

Este, begitu ia biasa disapa, datang ke Ongisnade Store & Cafe bersama sang istri, Karen dan putrinya, Manuella pada Selasa (16/11). Este yang sebelumnya datang untuk memesan Home Replica Kit 2010/2011 Ongisnade official merchandise, baru bisa datang kembali setelah pulang dari liburan bersama keluarga di Bali.
Di kesempatan yang sama, pemain asal Uruguay itu mengaku juga sedang santai mengantarkan sang istri dan buah hati untuk berbelanja. Sementara ia pun terlibat obrolan santai bersama Ongisnade.


Kepada Ongisnade, Este mengakui jika libur latihannya kali ini memang benar-benar ia manfaatkan untuk bisa refreshing dan mengisi waktu bersama keluarga, sebelum ia disibukkan lagi dengan porsi latihan rutin di tanggal 20 November nanti.
Pemain tengah elegan yang kalem namun memiliki umpan-umpan dan tendangan mematikan ini memang masih menjadi tumpuan bagi lini tengah Arema. Ini terbukti dari kiprahnya yang sukses membawa Arema juara di bawah besutan Robert Alberts, sampai sekarang di era kepelatihan Miroslav Janu, namanya terus berada di starting line-up.





 Mengawali obrolannya dengan Ongisnade, Esteban mengutarakan jika ia tak pernah menyesal bermain di Indonesia. Kemudian ia datang ke Malang untuk menunjukkan bahwa ia memang seorang profesional yang bisa diandalkan oleh klub.

“Saya sebelum ke Indonesia meminta pertimbangan kepada keluarga, dan mereka mendukung saya. Saya sendiri melihat di Asia kan sepakbola sedang berkembang cepat, saya tertarik dan dulu saya berpikir jika ini kesempatan baik untuk saya mencoba hal baru.”
Uniknya, Esteban banyak mendapatkan cerita dari sahabatnya, Christian Gonzalez yang memang sudah berkostum PSM Makassar pada saat itu. Ia pun akhirnya tertarik dan segera terbang ke Indonesia.
“Saya banyak mendapat cerita dari Christian (Gonzalez, red). Dan saya rasa itu menarik sekali, saya lalu putuskan mau bermain di sini.”

 Christian Gonzalez. Sahabat Esteban yang kini membela tim merah-putih.
Berikutnya, saat diberitahu jika banyak Aremania yang ‘menitipkan’ pertanyaan melalui jejaring sosial Facebook dan Twitter, Esteban nampak antusias, ia pun tak keberatan menjawab sekian banyak pertanyaan yang telah ‘dititipkan’ oleh rekan-rekan, terutama dari follower @OngisnadeNet.
Kapan Esteban mulai ditemani keluarga di Malang? (Abdurrohman Muhammad via Facebook)
“Sejak Oktober kemarin, saya sudah ditemani istri saya, Karen dan anak saya tercinta, Manu (Manuela). Ya ini tambahan semangat bagi saya.”
“Sebelumnya Karen, Manu dan keluarga saya di Uruguay hanya bisa melihat dan membaca berita melalui Ongisnade (www.ongisnade.co.id). Tapi sekarang mereka sudah di sini.”
“Terima kasih juga untuk Ongisnade yang sudah memuat foto-foto istri dan anak saya saat menyaksikan di stadion. Keluarga saya yang ada di Uruguay bisa mengetahuinya.”


 Kalau Esteban diminta menjadi pemain timnas seperti “El-Loco”? (Dan Danesta via Facebook)
“Iya memang bangga kalau saya dipilih ya, karena membela negara itu sesuatu yang spesial, tapi dari fakta dan data-data saya nggak bisa. Karena saya kan menikah dengan warga negara Uruguay, jadi saya rasa nggak bisa. Banyak persyaratan yang tidak bisa saya penuhi.”
Gol manakah yang paling berkesan selama di Arema? (@ardenthe via twitter)
“Wah saya jawab tidak pakai ragu ini, gol waktu lawan Persija di pertandingan terakhir musim kemarin di Senayan. Karena Aremania sangat luar biasa, mereka memenuhi stadion, kita lihat mereka dan kita tidak sabar untuk segera bermain. Apalagi saya baru 8 menit turun langsung cetak gol di depan mereka. Saya sangat gembira saat itu, tidak akan terlupakan.”





 Target realistis untuk musim ini? (@Dhany_kai via twitter)

“Target di tim seperti Arema harus bisa tetap di papan atas. Kalau musim kemarin kita juara, sekarang harus sama lah, tidak boleh tidak, karena ini tim besar.”
“Di Copa, minimal harus di final atau semifinal lah. Sementara untuk Liga Champions Asia, ini adalah pengalaman baru buat kita semua, mudah-mudahan kita bisa mengimbangi tim dari luar negeri. Tapi yang paling penting kita bisa pertahankan gelar juara yang pastinya memberi prestise bagi teman-teman dan Aremania.”
Kesan Esteban setelah setengah musim ini di Arema? (@obyobay via twitter)
“Menyenangkan bermain di Arema, dukungan yang luar biasa dari Aremania dan yang terpenting saya enjoy bermain bersama teman-teman satu tim.”
Siapa pemain luar negeri yang paling menginspirasi Esteban? (@davidfaridian via twitter)
“Idola dari masa kecil saya adalah pemain asal Uruguay Francescoli (Enzo Francescoli, red) terus dari Eropa saya suka Joseph Guardiola waktu dia masih main. Dan sekarang saya suka Steven Gerrard, dia gelandang yang komplet.”

Apa makanan favorit Esteban di kota Malang? (@Chandra_becek via twitter)
“Saya paling sering makan di rumah. Saya bersyukur punya istri yang pintar memasak (sambil tertawa dan bercanda dengan sang istri dalam bahasa Uruguay) khusus buat saya. Tapi kalau di luar saya suka masakan khas Indonesia, seperti soto ayam dan gurami bakar seperti itulah.”

Apa yang Sam Esteban rasain di tengah lapangan, saat Aremania suport Arema dan apa arti Aremania buat Esteban? (@AanEkaPranata via twitter dan Aulia Rizki Abadi via Facebook)
“Susah menjelaskan perasaan saya (terdiam sejenak), begini ya pada saat saya berjalan dari mess sampai Kanjuruhan mereka semua sudah menunggu kita, di bis dan di jalan mereka lambaikan tangan dan beri dukungan. Sampai stadion kita lihat dukungan mereka lagi, stadion selalu penuh, buat saya luar biasa. Itu memberikan semangat berlipat.”
“Dan saya selalu termotivasi memberikan sesuatu yang lebih dalam permainan untuk mereka. Saya merasa harus bisa memberikan kemenangan buat mereka. Karena saya melihat tidak ada tim lain yang menyatu antara pemain dan suporternya seperti kami dengan Aremania. Aremania sangat berarti buat saya.”
Rahasia tendangan bebas yang wonderful? (De Dwi Saputra via Facebook dan @Onienur via twitter)
“Rahasia? (tertawa). Saya beruntung punya ayah yang dulu pemain bola juga. Dulu waktu saya kecil masih 4 tahun, di kota kelahiran saya Montevideo, Uruguay, ayah selalu bawa saya untuk latihan sepakbola. Ya di lapangan kampung saja bukan lapangan bagus, dia ajarkan saya passing, placing bola dan cara-cara bermain.”
“Ya kita hanya berdua, latihan satu sampai dua jam setiap hari. Di situ ayah saya ajarkan bagaimana menendang bola dengan benar, tiang dekat atau tiang jauh penempatannya, melihat pagar lawan dan konsentrasi.”
“Tapi kalau sekarang di lapangan yang terpenting kita harus fokus, konsentrasi sebelum mengambil keputusan, apakah mau ditempatkan di tiang dekat atau tiang jauh. Dan sebelum menendang harus percaya kalau nanti bisa jadi gol. Itu rahasianya.”
“Satu lagi, harus berlatih. Tidak mungkin bisa cetak gol dari free kick kalau nggak berlatih.”
Sebelum menutup obrolannya dengan Ongisnade, Esteban lantas diminta berfoto oleh beberapa orang yang kebetulan sedang berbelanja di Ongisnade dan ia tetap dengan ramah melayaninya.


 “Ya beginilah saya apa adanya, di dalam dan di luar lapangan sama saja. Yang penting harus jaga attitude.”
Ok Esteban, semoga dukungan Aremania bisa membuat Este tambah ramah, termotivasi dan semakin sering bikin gol. (onn/bar)

http://www.ongisnade.co.id/2010/11/18/esteban-guillen-interview-eksklusif-kisah-masa-kecil-dan-bintang-lapangan-yang-rendah-hati/

Noh Alam Shah 2

Noh Alam Shah: Untold Stories, Wonderwall Dan Model Pasta Gigi

Kesempatan untuk bisa membuat Noh Alam Shah bercerita banyak soal dirinya memang langka. Namun ONGISNADE beruntung, karena dari sekian banyak media yang ditolaknya, ONGISNADE justru diundang olehnya untuk bisa blak-blakan dan banyak menguak misteri di balik sikapnya yang ‘dingin’.

Berikut lanjutan obrolan reporter ONGISNADE, Intan Brahmanti (O) bersama kapten Arema (A) di kediamannya, bilangan Istana Dieng (23/2) malam. Ditanya lebih jauh tentang rekan satu timnya, Along menggambarkan cara pandangnya tentang hal itu sebagai:
A : “Band of Brothers. Mereka ada untuk saya dan saya juga harus ada untuk mereka.”
Tentang sikapnya yang keras di lapangan, juga tentang reaksinya yang serupa pada pers, dia menjawab bahwa:
A : “Along di lapangan memang beda dengan Along diluar lapangan. Memang cuma orang tertentu saja yang tahu kalau Along diluar lapangan seperti ini, hahahahaha. Saya nggak suka diekspos, cuma ingin jadi orang biasa.”
O : “Tapi Anda bukan orang biasa, sayangnya. Disini ada banyak penggemar kan?”
A : “Iya sih, sebetulnya saya ingin bisa jalan-jalan, makan ke banyak tempat tanpa harus takut dikerubungi orang. Sayangnya, nggak bisa sebebas itu.”
O : “Tapi mereka melakukan itu karena mereka mencintai Anda. You’re our hero. Harusnya Anda senang.”
A : “Tapi saya juga butuh privasi. Saya senang bisa menginspirasi orang, tapi kalau ingin mendukung saya, datang saja ke stadion dan dukung kami semua.”


Disini Along bercerita bahwa mantan pelatih Arema, Robert Alberts-lah yang menginspirasinya untuk selalu memperhatikan semua supporter yang datang ke stadion. Bagaimana Sang Meneer mengajarinya untuk selalu menghargai penonton, misalanya, saat dia selalu diminta untuk melambaikan tangan kepada Aremania. Dan bagi Along, Robert tidak hanya memberi contoh yang baik, tapi dia juga menyaksikan sendiri apa efek positif dari hal-hal sederhana yang dilakukan Roberts.
O : “Ngomong-ngomong soal makanan, di interview sebelumnya Anda bilang kalau makanan kesukaan Anda sup kambing. Masih suka sup kambing?”
A : “Hahahaha, saya nggak punya makanan kesukaan tertentu. Disini banyak makanan enak, murah lagi. Waktu itu lagi suka makan sup kambing, jadi saya jawab saja sup kambing.”
O : “Benar-benar tidak ada makanan kesukaan? Kalau camilan? Suka coklat?”
A : “Suka! Ada sejarahnya sih.”
O : “Oya? Bagaimana ceritanya?”
A : “Waktu kecil, saya dan dua saudara saya pergi beli permen karet di vending machine. Lalu waktu koin dimasukkan, ada koin keluar. Sepuluh sen. Adik saya beli coklat Van Houten yang sekecil ini (Along menunjukkan setengah ibu jari), dan coklat itu harus dibagi bertiga. Lalu suatu kali saya pergi ke Giant dan lihat coklat itu. Langsung beli 25 batang, hahahahahaha.”
O : “Masih ada coklatnya?”
A : “Sudah habis semua.”
O : “Hmm, bukannya atlet harus jaga kondisi?”
“Saya punya tekanan darah yang rendah sekali, selain itu dokter juga bilang kalau saya punya athlete’s heart (sindrom yang membuat ukuran jantung yang bersangkutan lebih besar daripada jantung pada umumnya – Red). Itu membuat saya, entah bagaimana, jadi bisa sembuh lebih cepat dibanding orang lain. Jadi coklat nggak masalah buat saya.”
O : “Gigi Anda juga bagus buat orang yang suka makanan manis-manis.”
A : “Saya pernah kok jadi model iklan pasta gigi di Singapore.”
O : “Yang benar?”
A : “Bercanda! Hahahahaha.”
O : “Oke, sekarang, warna kesukaan Anda?”
A : “Putih.”
O : “Anda selalu fashionable dan modis. Siapa sih guru fashion Anda?”
A : “Ridhuan, hahahahahaha.”
O : “Kalau kacamata? Ada beberapa foto Anda sedang mengenakan kacamata. Kacamata apa itu? Minus, plus? Kacamata fashion?”
A : “Fashion. Waktu itu sedang tren di Singapura, ya saya ikut pakai saja.”
O : “Kalau rambut? Kenapa suka sekali gonta-ganti model rambut? Kebanyakan pria tidak peduli soal
rambutnya.


“I like to look good. When I look good, I feel good. Then I can play good. But when I feel bad, I’d change my hair so I don’t have to feel so bad because I feel good by looking good.”
O : “Top ten songs di iPod Anda?”
A : “Saya nggak punya iPod. Saya suka mendengarkan lagu, tapi kebanyakan saya nggak tahu judulnya apa, atau siapa penyanyinya. Tapi saya suka OASIS.”
O :”Oya? Lagu yang mana?”
A : “Wonderwall… (Along lantas tersenyum)”
Nah, striker ini selain garang di lapangan, ternyata penyuka coklat dan Oasis, band british asal Manchester yang terbentuk di tahun 1991. Benar-benar berbeda bukan? ONGISNADE mendapat banyak sekali bocoran tentang sisi lain seorang Alam Shah dari interview kali ini.
Di tengah obrolan, tiba-tiba muncul seekor kucing yang melenggang begitu saja di antara ONGISNADE dan Along. Kontan, ONGISNADE langsung menanyakan kepada si empunya rumah tentang ‘jati diri’ si kucing.



O : “Who’s this? Is this yours?”
A : “Yeah.”
O : “Siapa nama kucing ini? Is it a boy or a girl?”
A : “Sophie. I love her.”
O : “Sophie? Nama yang keren juga. Boleh tahu kenapa kok suka pelihara kucing?”
A : “Saya suka karena dia mudah untuk dipelihara, nggak rewel dan nggak mengganggu. Saya nggak terlalu suka peliharaan yang merepotkan.”
Sembari menonton pertandingan Indonesia vs Turkmenistan, Along mengomentari Kurnia Meiga yang berjuang bersama anggota timnas lainnya.
Dia berkata bahwa untuk saat ini, Meiga adalah pemain muda paling berbakat yang dilihatnya. Bahkan menurutnya, Meiga adalah pemain terhebat saat ini, tidak hanya kelas nasional atau Asia Tenggara, tapi juga se-Asia. Ketika ditanya siapa lawan sebanding Meiga, Along menjawab:
A : “AK (Ahmad Kurniawan). AK punya skill lebih bagus, sayang untuk tinggi badan, Meiga lebih unggul. Padahal untuk posisi kiper, soal itu sangat penting. Seperti (timnas) China sekarang. Mereka memilih pemain-pemain dengan tinggi badan yang lumayan semua. Soal skill dan teknik, atau strategi, itu semua bisa dilatih. Tapi tinggi badan kan memang sudah dari sananya.”
O : “Prospek persepakbolaan di Indonesia sendiri bagaimana?”
A : “Masih jauh ya. Perlu lebih banyak latihan, persiapan, dan manajemen yang harusnya bisa lebih bagus lagi.”
O : “Menurut Anda, siapa lawan paling berat di LCA nanti?”
A : “Semuanya. Kita harus jujur kalau Indonesia masih jauh dibawah yang lain. Tidak salah untuk berharap, tapi kita harus realistis.”
Tak terasa, hari pun sudah larut saat ONGISNADE harus berpamitan dari kediaman Alam Shah. Bukan hanya seorang pemain sepak bola yang garang di lapangan dan punya segudang pengalaman, pribadi yang unik, sekaligus apa adanya, namun ia juga seorang pria yang punya prinsip dan banyak kisah masa lalu. Keep the spirit Along, good luck for you Captain!

Noh Alam Shah 1

Closer With Noh Alam Shah: Sosok Unik Kapten Arema

Melihat aksi garangnya di lapangan, sulit untuk percaya bahwa Kapten Arema, Noh Alam Shah adalah orang yang menyenangkan diajak mengobrol. Selain lebih suka ngobrol dengan dialek Singlish, ia juga tidak mau diinterview sembarangan media.


Setelah harus menunggu sekian lama, akhirnya ONGISNADE mendapat kesempatan langka untuk bisa ngobrol up close and personal di kediaman Along, begitu dia biasa disapa, kemarin Rabu 23 Februari 2011.
O : “Dalam artikel kami sebelumnya, disebut bahwa Anda adalah seorang motivator yang baik. Bagi rekan-rekan satu tim tentunya. Dan disebut juga bahwa Anda seorang yang optimis. Pendapat Anda sendiri bagaimana?”
A : “Nggak bener, sih. Saya orang realistis, bukan optimis. Salah sepertinya.”
O : “Kalau tentang kans Arema Indonesia di Osaka?”
A : “Sebenarnya, yang ingin saya tekankan buat teman-teman yang lain adalah soal pengalaman berlaga di ajang internasional. Bukan soal menang-kalah. Bicara soal realistis, kita tahu kalau tim-tim lawan pastinya lebih tangguh daripada kita.”
O : “Hal lain tentang (pertandingan di) Osaka menurut Anda?”
A : “Ini kesempatan langka, bisa main di LCA. Dan pengalaman itu sangat berharga. Jadi kenapa tidak? Toh kita tetap akan berusaha dan memberikan yang terbaik.”
O : “Sebelumnya, Anda meminta agar kami menulis beberapa hal tentang Amiruddin sebagai pujian karena dia main bagus di pertandingan terakhir. Ini kami tangkap bahwa Anda orang yang sangat respek pada rekan satu tim. Tapi ngomong-ngomong soal chemistry di lapangan, Anda merasa paling cocok dengan siapa?”
A : “Ridhuan. Roman. Esteban. Jujur, saya nggak bisa milih salah satu, hahahahaha. Tapi kalo memang harus milih, saya pilih Ridhuan. Sedetik aja, saya tahu dia tahu apa yang mau saya lakukan.”


 O : “Oke, banyak isu negatif tentang Anda. Footballvideo.tv menyebut Anda pemain yang tidak professional dan omong kosong belaka. Komentar Anda?”
“Saya nggak peduli, hahahahaha. Saya nggak peduli orang bilang apa tentang saya, yang penting saya main dengan baik. Saya harus main dengan baik, sisanya terserah orang mau bilang apa.”
O : “Apa ada hubungannya dengan kenapa musim ini Anda cuma mencetak 3 gol? Dulu Anda cuma striker, sekarang Anda harus jadi leader. Apa memang sesulit itu melakukan 2 peran sekaligus di lapangan? Banyak gosip buruk tentang Anda lho.”
A : “Musim lalu, saya ngeliatnya banyak pemain yang kayak menahan sesuatu, dan butuh dilepaskan di lapangan. Makanya saya begitu musim lalu. Saya mau menginspirasi mereka tentang bagaimana bermain di lapangan. Kalau sekarang, saya memang lebih kalem, karena mereka sudah tahu apa yang harus dilakukan dan saya tinggal memimpin saja.”
Along yang juga ditemani oleh Leo Tupamahu dan Fakhruddin, yang kebetulan sedang nonton bareng timnas U-23 melawan Turkmenistan malam itu tampak santai. Obrolan ini berlanjut dengan bagaimana Along sekarang lebih menikmati perannya dan lebih enjoy di lapangan. Tentang ban kapten yang kini disandangnya, eks striker Tampines Rovers ini berkata:
A : “Saya dipilih jadi kapten karena dibandingkan yang lain, saya yang dianggap paling punya pengalaman, entah itu di kelas local, Asia, atau internasional. Bukan karena saya lebih baik daripada yang lain.”
O : “Tentang keputusan Anda untuk bermain bola, keluarga bagaimana?”
A : “Hmm..sebenarnya berkarir di bidang olahraga bukan hal yang aneh buat keluarga saya. Ada keluarga saya yang masuk timnas sepak takraw Singapura. Jadi sepakbola, kenapa tidak? Lagipula saya dulunya main sepak takraw.”
O : “Oh, jadi itu rahasia bicycle kick nya?”
A : “Mungkin, hahahahaha. Dulu saya main sepak takraw, tenis.”
O : “Sekarang?”
A : “Sekarang lagi suka main golf, dan biliar.”
O : “Jadi pada dasarnya Anda memang hobi olahraga?”
A : “Hmm..keluarga pernah bilang kalau saya seperti kupu-kupu.”
O : “Maksudnya?”
A : “Yaa..sebentar melakukan ini, suka yang ini, lalu besoknya melakukan yang hal yang beda lagi.”
O : “Kalau untuk sepakbola?”
A : “Saya cinta sepakbola, beda.”
O : “Anda muda, sukses, sepertinya impian semua orang. Siapa dibalik semua ini?”


A : “Rekan satu tim saya. Mereka sangat berarti bagi saya karena saya bisa berbuat apa saja demi membela mereka (dan tim).”
O : “Bagaimana dengan supporter?”
A : “Hhmmm, sepanjang mereka tidak mengerumuni saya atau mengganggu privasi, saya nggak ada masalah. Kalau memang Aremania mencintai saya, dukung saya dan Arema di lapangan. Datang dan nonton semua pertandingan kami.”
Bersama Along, ONGISNADE melakoni sebuah interview yang sama sekali berbeda. Dengan segala celetukan dan gayanya yang santai, Along blak-blakan membuka semua hal yang selama ini tak pernah diketahui banyak orang. Penasaran dengan sisi lain dari Sang Kapten Singo Edan? Tunggu bagian ke-2 interviewnya. (onn/inb/bar)